
Kementerian Kehutanan (Kemenhut) mulai 1 September 2026 memberlakukan penutupan sementara kegiatan wisata pendakian di sejumlah kawasan konservasi yang memiliki risiko tinggi kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Kebijakan tersebut ditetapkan sebagai langkah pencegahan sekaligus untuk menjaga keselamatan wisatawan dan mendukung penanganan kebakaran. (Kehutanan)
Sembilan kawasan yang masuk dalam kebijakan penutupan sementara tersebut adalah Taman Nasional Bromo Tengger Semeru, Kerinci Seblat, Gunung Ciremai, Tambora, Manusela, Bukit Baka Bukit Raya, Gunung Gede Pangrango, Gunung Leuser, serta Taman Nasional Lorentz pada jalur tertentu. Dengan kebijakan ini, wisatawan perlu memperhatikan status kawasan sebelum merencanakan pendakian. (Lentera.co)
Kemenhut menjelaskan bahwa kebakaran di sejumlah kawasan konservasi turut membuat sumber daya penanganan karhutla harus dibagi. Bahkan, beberapa helikopter water bombing yang sebelumnya diprioritaskan untuk penanganan karhutla di enam provinsi harus dikerahkan ke kawasan taman nasional yang mengalami kebakaran. (Antara News Gorontalo)
Selain penutupan, pemerintah juga menerapkan pembukaan secara terbatas di beberapa kawasan dengan tingkat risiko sedang, yaitu Taman Nasional Gunung Rinjani, Taman Nasional Gunung Merbabu, Suaka Margasatwa Dataran Tinggi Hyang atau Argopuro, serta Taman Nasional Gunung Halimun Salak. Pembukaan dilakukan dengan pengawasan lebih ketat dan pembatasan pada zona yang dinilai aman. (Kehutanan)
Kemenhut menegaskan bahwa kebijakan ini bersifat dinamis dan akan dievaluasi berdasarkan kondisi cuaca serta tingkat risiko kebakaran. Bagi wisatawan yang berencana mendaki, penting untuk selalu memeriksa informasi resmi mengenai status kawasan sebelum melakukan perjalanan. Langkah tersebut diharapkan dapat membantu menjaga keselamatan pengunjung sekaligus melindungi kelestarian kawasan konservasi Indonesia. (Kehutanan)

Bank Mandiri tengah menjadi sorotan publik setelah polemik pemblokiran rekening milik Supriyono alias Botok, warga Pati, Jawa Tengah. Rekening tersebut disebut digunakan untuk menampung dana pribadi dan donasi masyarakat yang berkaitan dengan persiapan aksi warga. Kasus ini ramai diperbincangkan menjelang agenda aksi yang direncanakan berlangsung pada 27 Agustus 2026. (AFU.id)
Dana yang berada dalam rekening tersebut dilaporkan mencapai sekitar Rp80,9 juta. Pemblokiran membuat dana tersebut tidak dapat digunakan sebagaimana mestinya dan kemudian memunculkan pertanyaan dari publik mengenai alasan serta prosedur yang diterapkan pihak bank. (AFU.id)
Bank Mandiri kemudian menyampaikan permintaan maaf terkait persoalan tersebut. Di sisi lain, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) turut mendalami kasus ini dengan berkoordinasi bersama manajemen Bank Mandiri untuk memperoleh informasi mengenai pemblokiran rekening yang menjadi perhatian masyarakat. (Poskota TV)
Polemik tersebut juga berdampak pada sentimen terhadap saham Bank Mandiri dengan kode emiten BMRI. Pada perdagangan Senin, 24 Agustus 2026, saham BMRI ditutup melemah sekitar 0,47 persen ke level Rp4.200 per saham dari Rp4.220 pada penutupan sebelumnya. (Harianjogja.com)
Selain isu rekening, foto logo Bank Mandiri yang dilepas dari salah satu gedungnya juga ramai beredar di media sosial. Namun, hingga laporan tersebut diterbitkan, belum terdapat keterangan resmi yang memastikan bahwa pencopotan logo tersebut berkaitan dengan rencana aksi 27 Agustus. Karena itu, dugaan yang beredar di media sosial masih perlu dipisahkan dari informasi yang telah terkonfirmasi. (Poskota)
Kasus ini membuat perhatian publik terhadap Bank Mandiri meningkat, terutama terkait transparansi dan prosedur pemblokiran rekening. Dengan adanya pendalaman dari OJK serta pernyataan dari pihak bank, masyarakat kini menunggu penjelasan lebih lanjut mengenai kronologi dan dasar tindakan terhadap rekening tersebut. (Tempo)
Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/rekening-diblokir-bank-mandiri-ada-apa

Perkembangan teknologi digital mendorong pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) untuk mulai menggunakan sistem digital dalam mengelola bisnis. Salah satu solusi yang dapat dimanfaatkan adalah APOSERBA, aplikasi yang dirancang untuk membantu mengelola berbagai kebutuhan operasional toko dalam satu sistem.
APOSERBA memiliki sejumlah fitur utama yang mencakup kasir, gudang, dan admin toko. Fitur kasir dapat digunakan untuk membantu proses transaksi penjualan, sementara fitur gudang mendukung pengelolaan stok dan persediaan barang. Di sisi lain, fitur admin toko membantu pengelolaan data serta aktivitas administrasi yang berkaitan dengan operasional usaha.
Tidak hanya berfokus pada transaksi, APOSERBA juga menyediakan berbagai fitur penunjang operasional toko. Integrasi berbagai kebutuhan tersebut membantu pemilik dan pengelola toko mengatur aktivitas usaha secara lebih terstruktur, sehingga proses pengelolaan toko tidak harus dilakukan dengan sistem yang terpisah-pisah. Karena manusia ternyata memang membutuhkan aplikasi agar tidak kehilangan catatan stok di antara tumpukan nota.
Melalui fitur-fitur yang tersedia, APOSERBA menjadi salah satu pilihan bagi UMKM yang ingin melakukan digitalisasi pengelolaan toko. Dengan dukungan sistem kasir, gudang, admin, serta berbagai kebutuhan operasional lainnya, APOSERBA dapat membantu menciptakan proses kerja yang lebih praktis, tertata, dan efisien.

JAKARTA — Gerhana Matahari Total akan terjadi pada 12 Agustus 2026 dan menjadi salah satu fenomena astronomi yang dinantikan di berbagai negara. Peristiwa ini terjadi ketika Bulan berada di antara Matahari dan Bumi sehingga menutupi seluruh piringan Matahari. Saat totalitas berlangsung, langit dapat berubah gelap di siang hari dan korona Matahari terlihat mengelilingi siluet Bulan.
Menurut NASA, jalur totalitas gerhana akan melintasi Greenland, Islandia, Rusia bagian utara, Samudra Atlantik, Spanyol, dan sebagian kecil Portugal. Sementara itu, sejumlah wilayah di Eropa, Afrika barat laut, Kanada, dan Amerika Serikat akan mengalami gerhana sebagian. Indonesia tidak berada di jalur totalitas, sehingga fenomena ini tidak dapat disaksikan sebagai Gerhana Matahari Total dari Indonesia.
Fase totalitas hanya berlangsung dalam waktu singkat, umumnya kurang dari dua menit di sebagian besar jalur gerhana. Islandia dan Spanyol menjadi beberapa lokasi yang diperkirakan menarik perhatian pengamat karena memiliki peluang menyaksikan fenomena tersebut secara langsung. Di sejumlah wilayah Spanyol, gerhana bahkan akan berlangsung menjelang matahari terbenam sehingga berpotensi menciptakan pemandangan langit yang spektakuler.
Gerhana ini tidak hanya menjadi tontonan, tetapi juga memberikan kesempatan bagi para ilmuwan untuk mempelajari korona Matahari dan atmosfer Bumi. Ketika permukaan terang Matahari tertutup Bulan, korona dapat diamati dengan lebih jelas. NASA juga menyiapkan sejumlah penelitian untuk mempelajari aktivitas Matahari dan perubahan atmosfer selama berlangsungnya gerhana.
Bagi masyarakat Indonesia, fenomena ini tetap dapat diikuti melalui siaran langsung dari observatorium atau lembaga astronomi di wilayah jalur totalitas. Sementara bagi pengamat yang berada di lokasi gerhana, penggunaan kacamata atau filter khusus sangat penting untuk melindungi mata. Gerhana Matahari Total 12 Agustus 2026 pun diperkirakan menjadi salah satu fenomena langit paling menarik tahun ini.

Tempe kembali menjadi perhatian publik setelah berbagai pihak mendorong makanan khas Indonesia ini untuk ditetapkan sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO. Usulan tersebut dinilai sebagai langkah penting untuk melestarikan salah satu pangan tradisional yang telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Indonesia selama berabad-abad.
Tempe merupakan hasil fermentasi kedelai menggunakan kapang Rhizopus yang menghasilkan makanan dengan cita rasa khas dan kandungan gizi tinggi. Selain menjadi sumber protein nabati yang terjangkau, tempe juga kaya akan serat, vitamin, mineral, serta probiotik yang baik bagi kesehatan. Berkat manfaatnya, tempe kini semakin dikenal dan dikonsumsi di berbagai negara.
Kampanye pengusulan tempe sebagai warisan budaya dunia tidak hanya menyoroti nilai gizinya, tetapi juga sejarah panjang, pengetahuan tradisional, serta budaya gotong royong yang melekat dalam proses pembuatannya. Mulai dari pemilihan bahan baku, teknik fermentasi, hingga cara penyajian, seluruh proses tersebut mencerminkan kekayaan budaya kuliner Indonesia yang diwariskan dari generasi ke generasi.
Sejumlah akademisi, pelaku usaha, komunitas pecinta tempe, hingga pemerintah berharap pengakuan dari UNESCO dapat meningkatkan apresiasi masyarakat terhadap kuliner lokal sekaligus memperluas pasar tempe di tingkat internasional. Status sebagai warisan budaya dunia juga diyakini mampu mendorong pertumbuhan industri pangan berbasis tempe, membuka peluang ekspor, serta meningkatkan kesejahteraan para perajin tempe di berbagai daerah.
Selain memiliki nilai ekonomi, pengakuan internasional terhadap tempe diharapkan dapat memperkuat identitas Indonesia sebagai negara dengan kekayaan kuliner yang beragam. Di tengah tren pola makan sehat dan ramah lingkungan, tempe dinilai memiliki potensi besar menjadi salah satu pangan masa depan yang diminati masyarakat global.
Dengan dukungan dari berbagai pihak, pengusulan tempe sebagai Warisan Budaya Takbenda UNESCO diharapkan dapat berjalan lancar. Jika berhasil memperoleh pengakuan tersebut, tempe tidak hanya menjadi kebanggaan masyarakat Indonesia, tetapi juga semakin dikenal sebagai salah satu warisan kuliner dunia yang kaya akan nilai budaya, sejarah, dan manfaat kesehatan.

Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih kini hadir di berbagai wilayah Indonesia dengan karakter dan keunikan yang berbeda-beda. Ada yang berdiri di kawasan pesisir, berada di tengah hamparan sawah, hingga menyatu dengan destinasi wisata alam yang memikat. Keberadaan koperasi ini tidak hanya menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, tetapi juga mencerminkan potensi dan identitas khas setiap daerah.
Seiring berkembangnya program pemberdayaan desa, banyak Kopdes dibangun di lokasi-lokasi yang tak biasa dan berhasil menarik perhatian publik. Selain menawarkan pelayanan bagi warga, beberapa di antaranya memiliki pemandangan alam yang indah, arsitektur unik, hingga konsep pengelolaan yang menginspirasi.
Dalam artikel ini, kami merangkum 9 lokasi Kopdes paling unik di Indonesia yang layak mendapat perhatian. Mulai dari koperasi yang berada di kawasan wisata, pedesaan yang masih asri, hingga lokasi dengan panorama luar biasa. Penasaran mana yang paling mencuri perhatian? Pastikan Anda membaca sampai akhir, karena lokasi Kopdes terakhir berada di kaki Gunung Ciremai dengan pemandangan yang begitu memukau hingga membuat banyak orang terkejut.
1. Kopdes Merah Putih di Dusun Suka Maju memiliki lokasi yang unik karena berdiri tepat di samping hamparan kebun sawit. Dikelilingi pemandangan hijau khas perkebunan, koperasi ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat sekaligus memudahkan para petani dan pelaku UMKM dalam mengakses berbagai layanan untuk mendukung produktivitas dan kesejahteraan warga desa.

2.Kopdes Merah Putih di kawasan persawahan Wonogiri menawarkan suasana yang asri dengan hamparan sawah hijau yang membentang di sekelilingnya. Lokasinya yang berada di dekat lahan pertanian memudahkan para petani mengakses layanan koperasi, mulai dari kebutuhan usaha tani hingga pengembangan usaha desa, sekaligus menjadikan koperasi sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat yang selaras dengan potensi pertanian setempat.

3.Kopdes Merah Putih di wilayah perbukitan curam Kabupaten Lebak, Banten memiliki lokasi yang menantang karena berada di kawasan dengan kontur berbukit dan jalan berkelok. Meski akses menuju lokasi cukup menantang, koperasi ini tetap menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat, membantu petani dan pelaku UMKM memasarkan hasil usaha sekaligus memperkuat perekonomian desa di wilayah pegunungan

4.Kopdes Merah Putih di lereng Gunung Prau, Kendal menawarkan pemandangan pegunungan yang sejuk dan hamparan kebun milik warga. Berada di kawasan dataran tinggi, koperasi ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dengan mendukung pemasaran hasil pertanian, pengembangan UMKM, serta memperkuat kesejahteraan warga yang menggantungkan hidup pada potensi alam di sekitar lereng gunung.

5.Kopdes Merah Putih di kaki Bukit Cipatat memiliki lokasi yang unik karena berada di kawasan perbukitan dengan panorama alam yang khas. Dikelilingi tebing batu kapur dan udara yang sejuk, koperasi ini menjadi pusat kegiatan ekonomi masyarakat sekaligus mendukung pengembangan usaha lokal, mulai dari hasil pertanian, UMKM, hingga potensi wisata yang berkembang di kawasan Cipatat.

6.Kopdes Merah Putih di kawasan pesisir Pantai Pacitan menawarkan suasana yang berbeda karena berada tepat di dekat garis pantai dengan pemandangan laut yang indah. Lokasinya yang strategis mendukung aktivitas masyarakat pesisir, mulai dari nelayan, pelaku UMKM, hingga sektor pariwisata, sehingga koperasi berperan sebagai penggerak ekonomi lokal sekaligus memanfaatkan potensi wisata bahari di wilayah tersebut.

7.Kopdes Merah Putih di samping Telaga Malang memiliki daya tarik tersendiri karena berada di tepi telaga dengan suasana yang tenang dan pemandangan alam yang asri. Selain menjadi pusat layanan ekonomi bagi masyarakat, koperasi ini juga mendukung pengembangan UMKM dan potensi wisata lokal, sehingga keberadaannya ikut mendorong pertumbuhan ekonomi desa yang berkelanjutan.

8.Kopdes Merah Putih di samping Bukit Pranten menawarkan suasana pegunungan yang sejuk dengan panorama perbukitan hijau yang memanjakan mata. Berada di kawasan dataran tinggi, koperasi ini menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat, membantu pemasaran hasil pertanian dan produk UMKM lokal, sekaligus mendukung potensi wisata alam yang berkembang di sekitar Bukit Pranten.

9.Kopdes Merah Putih di kaki Gunung Ciremai menjadi salah satu lokasi yang paling menarik karena dikelilingi panorama pegunungan, udara sejuk, dan hamparan perkebunan yang hijau. Berada di kawasan dengan potensi pertanian dan wisata alam yang besar, koperasi ini berperan sebagai pusat kegiatan ekonomi masyarakat, mendukung pemasaran hasil pertanian, pengembangan UMKM, serta menjadi contoh bagaimana koperasi dapat tumbuh selaras dengan keindahan alam pedesaan.

Keunikan lokasi Kopdes Merah Putih di berbagai daerah membuktikan bahwa koperasi tidak hanya berfungsi sebagai penggerak ekonomi desa, tetapi juga mampu menyatu dengan potensi alam dan karakteristik masing-masing wilayah. Mulai dari kawasan pesisir, persawahan, perkebunan, hingga kaki gunung, setiap Kopdes memiliki cerita dan keunggulan yang berbeda dalam mendukung kesejahteraan masyarakat.
Di balik lokasi-lokasi yang unik tersebut, semangat gotong royong dan pemberdayaan ekonomi lokal menjadi nilai utama yang terus dikembangkan. Diharapkan, semakin banyak Kopdes yang tumbuh dan berkembang sehingga mampu memperkuat perekonomian desa, membuka peluang usaha baru, sekaligus mengoptimalkan potensi daerah di seluruh Indonesia.

Gerhana Matahari Total akan kembali menghiasi langit pada 12 Agustus 2026 dan menjadi salah satu fenomena astronomi paling dinantikan tahun ini. Peristiwa ini terjadi ketika Bulan berada tepat di antara Matahari dan Bumi sehingga cahaya Matahari tertutup sepenuhnya di jalur tertentu. Fenomena langka tersebut diperkirakan hanya dapat disaksikan secara penuh di beberapa wilayah seperti Greenland, Islandia, Spanyol bagian utara, dan Portugal timur laut.
Selain jalur totalitas, masyarakat di sejumlah negara di Eropa, Afrika, dan Amerika Utara juga berkesempatan melihat gerhana Matahari sebagian. Pada fase ini, hanya sebagian piringan Matahari yang tertutup Bulan. Menurut jadwal yang dirilis NASA, kota-kota seperti León, Zaragoza, Valencia, dan Reykjavík menjadi lokasi utama untuk menyaksikan gerhana total, sementara London, Paris, Berlin, Madrid, hingga New York akan menikmati fase gerhana sebagian.
Jalur gerhana diperkirakan membentang sepanjang sekitar 8.300 kilometer, dimulai dari kawasan Arktik sebelum melintasi Greenland, Islandia, Portugal, hingga Spanyol. Durasi totalitas berbeda di setiap lokasi, dengan Greenland diperkirakan menikmati gerhana total selama lebih dari dua menit, sedangkan beberapa wilayah di Spanyol hanya berlangsung sekitar 20 detik menjelang Matahari terbenam.
Fenomena ini menjadi momen istimewa bagi para astronom maupun masyarakat umum karena merupakan salah satu peristiwa langit yang jarang terjadi. Pengamat disarankan menggunakan kacamata khusus gerhana Matahari atau alat pelindung yang memenuhi standar keamanan saat menyaksikan fenomena tersebut. Bagi wilayah yang tidak berada di jalur pengamatan, masyarakat tetap dapat mengikuti siaran langsung dari berbagai observatorium dan lembaga antariksa internasional.

Gempa bumi bermagnitudo 7,1 mengguncang Prefektur Kumamoto, Jepang, pada Selasa, 28 Juli 2026, pukul 16.27 waktu setempat. Badan Meteorologi Jepang mencatat pusat gempa berada di wilayah Kumamoto pada kedalaman 16 kilometer, dengan guncangan maksimum mencapai level 7 dalam skala intensitas Jepang di Kota Uki dan Hikawa. Hingga Rabu, 29 Juli 2026, sedikitnya satu orang telah dipastikan meninggal dunia, sementara lebih dari seratus warga dilaporkan mengalami luka-luka.
Jumlah korban dikhawatirkan masih bertambah karena operasi pencarian terus dilakukan di sejumlah bangunan yang runtuh. Sekitar 20 hingga 30 pekerja sempat dilaporkan belum diketahui keberadaannya setelah ledakan dan keruntuhan sebagian pusat perbelanjaan besar di Kashima. Di sebuah pabrik kertas di Kota Yatsushiro, dua orang ditemukan dalam keadaan tidak sadarkan diri dan sembilan pekerja lainnya dilaporkan belum ditemukan setelah cerobong pabrik roboh.
Rumah sakit di wilayah terdampak menerima puluhan pasien, termasuk korban dengan kondisi serius. Sedikitnya 43 fasilitas kesehatan dilaporkan mengalami kerusakan atau gangguan operasional berupa listrik padam, terputusnya pasokan air, serta kerusakan pada fasilitas rumah sakit. Kondisi tersebut membuat proses perawatan semakin berat, terutama karena suhu di Kumamoto diperkirakan mencapai sekitar 34 derajat Celsius dan ribuan rumah masih belum mendapatkan aliran listrik.
Kerugian material belum dapat dihitung secara pasti, tetapi kerusakan sementara mencakup rumah dan bangunan yang runtuh, pusat perbelanjaan yang rusak berat, jalan raya retak, jembatan rusak, cerobong pabrik ambruk, serta sebagian dinding batu Kastel Kumamoto yang kembali runtuh. Sekitar 48.000 rumah sempat kehilangan pasokan listrik, sementara perjalanan kereta cepat dan kereta lokal dihentikan, penerbangan dibatalkan atau dialihkan, dan sejumlah pabrik otomotif serta semikonduktor menghentikan operasinya. Pemerintah Jepang belum mengumumkan nilai resmi kerugian dalam yen.
Di tengah reruntuhan dan suara gempa susulan, ratusan ribu warga diperintahkan mengungsi ke tempat yang lebih aman. Sekitar 3.600 personel Pasukan Bela Diri Jepang dikerahkan untuk mendukung pencarian korban dan penanganan bencana. Bagi keluarga yang masih menunggu kabar orang-orang terdekatnya, setiap jam menjadi penantian panjang, sementara petugas terus menyisir puing-puing dengan harapan menemukan korban dalam keadaan selamat.

Daftar harga bahan bakar minyak (BBM) terbaru resmi berlaku di berbagai SPBU di Indonesia mulai akhir Juli 2026. Penyesuaian tersebut mencakup sejumlah produk BBM nonsubsidi yang dipasarkan oleh beberapa badan usaha penyedia energi, sementara harga BBM bersubsidi tetap dipertahankan sesuai kebijakan yang berlaku.
Perubahan harga ini menjadi perhatian masyarakat karena berdampak pada biaya mobilitas sehari-hari. Penurunan harga pada beberapa jenis BBM nonsubsidi diharapkan dapat memberikan keringanan bagi pengguna kendaraan pribadi, pelaku usaha, hingga sektor transportasi yang bergantung pada konsumsi bahan bakar.
Di sisi lain, penyedia BBM terus melakukan penyesuaian harga mengikuti perkembangan kondisi pasar dan kebijakan energi nasional. Masyarakat pun memiliki lebih banyak pilihan produk sesuai kebutuhan kendaraan masing-masing dengan tetap memperhatikan kualitas dan spesifikasi bahan bakar yang digunakan.
Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi harga BBM melalui kanal resmi setiap penyedia sebelum melakukan pengisian bahan bakar. Dengan informasi yang akurat dan transparan, konsumen dapat menentukan pilihan yang tepat sekaligus mendukung penggunaan energi secara lebih efisien.

Ancaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di Indonesia diprediksi bakal meluas seiring meningkatnya potensi fenomena iklim Super El Niño. Kombinasi cuaca ekstrem dan kemarau panjang yang dipicu fenomena ini berisiko mempercepat pengeringan vegetasi, sehingga memicu potensi titik panas (hotspot) yang sewaktu-waktu dapat memicu kebakaran hebat.
Pemerintah melalui Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengingatkan bahwa cuaca panas ekstrem ini diperkirakan mencapai puncaknya dalam beberapa bulan ke depan. Sejumlah wilayah langganan Karhutla seperti Riau, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, hingga Kalimantan Tengah kini mulai menetapkan status siaga darurat untuk mempercepat langkah antisipasi di lapangan.
Sebagai bentuk tindakan preventif, satgas gabungan yang terdiri dari TNI, Polri, BPBD, dan relawan mulai memperketat patroli di titik-titik rawan serta mengaktifkan kembali sumur-sumur resapan di area lahan gambut. Selain itu, operasi Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan juga terus disiapkan untuk menjaga kelembapan tanah sebelum kekeringan parah terjadi.
Masyarakat dan para pelaku usaha di sektor perkebunan diimbau keras untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar. Kerja sama seluruh pihak sangat krusial demi mencegah terulangnya tragedi asap pekat yang tidak hanya merusak ekosistem dan mengganggu kesehatan, tetapi juga melumpuhkan aktivitas perekonomian daerah.

