
JAKARTA — Musisi sekaligus aktor Ardhito Pramono membawa persoalan pengelolaan karya musiknya ke jalur hukum. Ardhito menggugat PT Sony Music Entertainment Indonesia ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat terkait dugaan wanprestasi dalam pengelolaan lagu dan royalti. Pihak PN Jakarta Pusat membenarkan bahwa gugatan perdata tersebut telah resmi terdaftar.
Gugatan ini berkaitan dengan hak ekonomi atas karya musik Ardhito yang menurut pihak penggugat belum dikelola sebagaimana mestinya. Persoalan royalti memang menjadi hal penting bagi musisi karena berkaitan langsung dengan hak pencipta dan pemilik karya atas penggunaan lagu secara komersial. Ardhito sebelumnya juga pernah menyampaikan persoalan mengenai pengelolaan hak atas lagu-lagunya.
Dalam perkara tersebut, Ardhito disebut mengajukan tuntutan ganti rugi yang nilainya mencapai sekitar Rp5,7 miliar. Namun, angka tersebut merupakan nilai yang diklaim dalam gugatan dan belum berarti Sony Music dinyatakan bersalah atau wajib membayar jumlah tersebut. Keputusan mengenai perkara ini nantinya berada di tangan pengadilan setelah seluruh proses persidangan berjalan.
Perselisihan ini kembali menunjukkan bahwa persoalan royalti bukan perkara kecil dalam industri musik. Ketika sebuah lagu digunakan, diputar, atau menghasilkan pendapatan, terdapat hak ekonomi yang harus dikelola sesuai dengan perjanjian dan ketentuan yang berlaku. Bagi musisi, kejelasan mengenai siapa yang mengelola karya dan bagaimana pendapatan dibagikan menjadi bagian penting dari hubungan dengan label maupun pihak pengelola musik.
Untuk saat ini, perkara Ardhito Pramono dan Sony Music masih berada dalam proses hukum. Karena belum ada putusan pengadilan, publik sebaiknya tidak langsung menyimpulkan siapa yang benar atau salah. Yang jelas, sengketa ini menjadi perhatian karena menyangkut artis, karya musik, royalti, dan hubungan antara musisi dengan label—empat hal yang membuat dunia entertainment kali ini terasa sedikit lebih serius dari sekadar urusan lagu baru.

Lima menit pertama wawancara memperlihatkan sisi Ruben Onsu yang sangat emosional dan personal. Ia membuka percakapan dengan menceritakan tekanan batin yang dirasakannya ketika menghadapi berbagai persoalan hidup, hingga merasa gagal sebagai seorang ayah. Meski demikian, yang paling menonjol adalah komitmennya untuk selalu mengutamakan anak-anaknya dalam situasi apa pun. Hal ini tergambar dari pengakuannya, “Gue mah mau ada di titik terendah pun mas, gue mah anak pasti gue duluin.” Kutipan tersebut menunjukkan bahwa keluarga merupakan prioritas utama yang menjadi sumber kekuatan Ruben dalam menghadapi berbagai cobaan.
Selain membahas kesulitan yang dialaminya, wawancara juga memperlihatkan pentingnya arti persahabatan bagi Ruben. Rekannya menjelaskan bahwa selama ini ia memilih memberikan dukungan secara diam-diam tanpa ikut memperkeruh keadaan dengan membahas gosip yang beredar. Sikap tersebut mencerminkan bahwa dukungan seorang teman tidak selalu harus berupa tindakan besar, melainkan bisa diwujudkan melalui kehadiran, doa, dan semangat. Hubungan persahabatan yang saling menghargai menjadi salah satu faktor yang membantu seseorang bertahan di tengah tekanan hidup.
Ruben kemudian mengisahkan perjalanan hidupnya sejak kecil yang penuh kesederhanaan. Ia mengenang masa ketika satu potong rendang harus dimakan bersama seluruh anggota keluarga. Namun, pengalaman tersebut tidak membuatnya memandang masa lalu sebagai penderitaan, melainkan sebagai proses yang membentuk cara berpikirnya. Ia mengatakan, “Happiness itu tergantung dari kita mikir.” Pernyataan tersebut menegaskan bahwa kebahagiaan tidak ditentukan oleh banyaknya harta, tetapi oleh cara seseorang memaknai kehidupan dan mensyukuri apa yang dimiliki.
Pembahasan berikutnya mengarah pada cara Ruben menghadapi masalah. Ia mengaku terbiasa menyelesaikan persoalan sendiri dan sebisa mungkin tidak ingin merepotkan orang lain. Meskipun rasa sakit, kecewa, dan tekanan tetap dirasakan, ia memilih untuk tetap menjalani semuanya dengan tenang. Sikap ini menunjukkan adanya ketahanan mental yang terbentuk dari pengalaman hidup yang panjang, sehingga ia lebih memilih fokus mencari solusi dibandingkan larut dalam kesedihan.
Menjelang menit kelima, Ruben mengungkapkan alasan mengapa dirinya cenderung memendam perasaan. Ia mengatakan, “Gue sudah terbiasa gak didengar orang.” Pengalaman tersebut membuatnya memiliki trauma untuk menceritakan masalah kepada orang lain dan lebih memilih menyimpannya sendiri. Kesimpulannya, lima menit pertama wawancara ini menggambarkan bahwa kekuatan Ruben Onsu bukan berasal dari hidup yang mudah, melainkan dari pengalaman, pengorbanan, rasa tanggung jawab terhadap keluarga, serta kemampuannya mengubah luka menjadi pelajaran hidup yang berharga.

Pada rentang menit ke-10 hingga menit ke-20, wawancara memperlihatkan bagaimana pengalaman hidup yang keras membentuk karakter Ruben Onsu menjadi pribadi yang sangat berhati-hati dalam bersikap. Ia mengaku telah terbiasa menghadapi penolakan sejak kecil sehingga kini selalu berusaha memenuhi kebutuhan orang lain apabila mampu. Ruben menyadari bahwa masa lalu yang penuh keterbatasan membuatnya lebih peka terhadap penderitaan orang lain. Hal ini terlihat ketika ia mengatakan bahwa dirinya sering menerima penolakan semasa kecil sehingga tidak ingin orang lain merasakan hal yang sama.
Ruben juga menjelaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang mudah membalas perlakuan buruk orang lain. Bahkan ketika marah, ia lebih banyak melakukan introspeksi dibandingkan melampiaskan emosinya. Ia mengungkapkan, “Gue itu tipe yang untuk membalas tuh mikir, mikir banget.” Pernyataan tersebut menunjukkan bahwa ia lebih memilih mempertimbangkan dampak dari setiap tindakan daripada bertindak berdasarkan emosi sesaat. Sikap ini menjadi salah satu alasan mengapa ia tetap mampu menjaga hubungan baik meskipun sering disakiti.
Pembahasan kemudian beralih pada pengalaman pahit ketika mantan karyawannya melakukan penyalahgunaan kepercayaan. Ruben menceritakan bahwa dirinya harus menanggung kerugian besar akibat penyalahgunaan kartu kredit pribadi serta hilangnya berbagai aset perusahaan. Ia mengungkapkan, “Hampir 200 juta,” ketika menjelaskan besarnya kerugian yang dialami. Tidak hanya kerugian finansial, ia juga kehilangan berbagai perlengkapan kerja yang sangat penting bagi operasional usahanya. Pengalaman tersebut memperlihatkan bahwa tantangan terbesar seorang pemimpin bukan hanya membangun usaha, tetapi juga menjaga kepercayaan dalam tim.
Menariknya, di balik pengkhianatan tersebut, Ruben justru mengambil keputusan yang tidak diduga banyak orang. Ia memilih memberikan kesempatan kedua kepada mantan karyawannya yang sedang menganggur dengan kembali menawarkan pekerjaan. Alasannya sederhana tetapi sangat menyentuh, yaitu karena ia masih percaya bahwa setiap orang berhak memperoleh kesempatan untuk berubah. Hal ini tergambar dari ucapannya, “Semua orang itu kita harus kasih kesempatan untuk berubah.” Sikap tersebut menunjukkan bahwa nilai kemanusiaan lebih besar daripada rasa dendam yang seharusnya bisa ia pelihara.
Menjelang akhir segmen, Ruben kembali memperlihatkan sisi kepemimpinannya yang penuh empati. Ketika kondisi perusahaan sedang sulit, ia tetap memikirkan kesejahteraan para karyawan dan berusaha mencari cara agar kebutuhan mereka tetap terpenuhi, bahkan sampai rela menjual aset perusahaan untuk membayar gaji. Kesimpulannya, sepuluh menit kedua wawancara ini menegaskan bahwa kekuatan Ruben Onsu bukan hanya terletak pada kemampuannya bangkit dari pengkhianatan dan kerugian, tetapi juga pada keberaniannya memilih memaafkan, memberi kesempatan kedua, dan tetap mengutamakan kemanusiaan di atas kepentingan pribadi.

JAKARTA — Bareskrim Polri menyita uang senilai sekitar Rp5,25 miliar yang diserahkan aktor Dude Harlino pada Kamis, 23 Juli 2026. Uang tersebut merupakan akumulasi honor yang diterima Dude bersama istrinya, Alyssa Soebandono, saat menjadi brand ambassador PT Dana Syariah Indonesia atau PT DSI pada periode 2022 hingga 2025. (tirto.id)
Penyitaan dilakukan dalam rangka penyidikan kasus dugaan penipuan, penggelapan, dan tindak pidana pencucian uang yang berkaitan dengan PT DSI. Kepala Tim Penyidikan Dittipideksus Bareskrim Polri, Brigjen Susatyo Purnomo Condro, menyatakan proses penyitaan telah dituangkan dalam Surat Tanda Penerimaan serta berita acara penyitaan sesuai ketentuan hukum. (tirto.id)
Kuasa hukum Dude, Haris Azhar, menegaskan bahwa penyerahan uang tersebut merupakan inisiatif kliennya setelah berkoordinasi dengan penyidik selama beberapa pekan. Langkah itu disebut sebagai bentuk tanggung jawab moral sekaligus kepedulian terhadap para korban, bukan pengakuan bahwa Dude terlibat dalam dugaan tindak pidana yang sedang diselidiki. (ANTARA News Gorontalo)
Setelah uang diserahkan, penyidik langsung menjadikannya bagian dari aset yang disita dalam penanganan perkara salah satu tersangka berinisial FH. Polisi juga kembali memeriksa Dude sebagai saksi untuk mendalami penerimaan dan penyerahan honor tersebut. Hingga kini, total aset yang telah dikumpulkan dalam perkara PT DSI dilaporkan mencapai sekitar Rp319 miliar. (tirto.id)
Dude mengaku lega setelah menyerahkan uang tersebut kepada penyidik. Ia berharap proses hukum berjalan sesuai aturan dan aset yang berhasil dihimpun dapat membantu memulihkan kerugian para korban. Pihak kepolisian masih melanjutkan penelusuran terhadap aset bergerak maupun tidak bergerak yang berkaitan dengan perkara PT DSI. (tirto.id)
Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/polisi-sita-uang-dude-harlino-rp52-miliar

Publik mendadak dibuat heboh dengan pernyataan mengejutkan dari putri komedian Sule, Putri Delina. Di tengah berbagai spekulasi dan panasnya desas-desus yang beredar di media sosial terkait kabar pernikahan sang mantan ibu sambung, Nathalie Holscher, adik dari Rizky Febian ini akhirnya memilih untuk angkat bicara. Bukannya menghindar atau menyulut prasangka, Putri justru memecah kebuntuan dengan memberikan respons yang sangat dewasa dan penuh kedewasaan.
Kabar mengenai langkah baru Nathalie Holscher menuju pelaminan memang langsung menyedot perhatian netizen Indonesia dari berbagai penjuru. Berdasarkan laporan dari detikHot serta sederet media hiburan papan atas nasional, Putri Delina tidak ragu untuk memanjatkan doa-doa terbaik demi kelancaran hari bahagia sang mantan ibu tiri. Ia secara tulus berharap agar pernikahan Nathalie yang akan datang bisa membawa kebahagiaan yang hakiki, kedamaian hidup, serta keberkahan yang tak terputus.
Langkah anggun dan keikhlasan yang ditunjukkan Putri Delina ini mendulang banjir pujian dari warganet. Banyak pihak menilai bahwa kedewasaan mental anak kedua Sule tersebut menjadi bukti nyata bahwa hubungan emosional di antara mereka tetap terjalin baik demi kebaikan bersama, terlepas dari masa lalu perselisihan yang pernah mewarnai kehidupan keluarga mereka. Sikap manis ini sekaligus menepis semua isu miring dan rumor keretakan hubungan yang sempat berembus kencang di tengah publik.
Kini, doa tulus dari Putri Delina bak menjadi angin segar yang menyejukkan di tengah riuh rendah kabar pernikahan Nathalie Holscher. Publik pun makin tak sabar menantikan momen sakral pernikahan Nathalie, sembari terus mendoakan agar hubungan silaturahmi yang harmonis antara keluarga Sule dan Nathalie dapat terus terjaga dengan indah hingga masa-masa mendatang.

Aktris Jepang Haruna Kawaguchi dikabarkan tengah menjalin hubungan serius dengan pesepak bola tim nasional Jepang, Ko Itakura. Laporan Shukan Bunshun menyebut keduanya beberapa kali terlihat menghabiskan waktu bersama, termasuk berkencan dengan mobil di Tokyo. Kedekatan mereka bahkan memunculkan spekulasi bahwa hubungan tersebut dapat berlanjut ke jenjang pernikahan.
Kawaguchi dikenal sebagai salah satu aktris paling populer di Jepang. Namanya semakin dikenal setelah tampil dalam drama Taiga NHK Kirin ga Kuru dan serial populer Silent. Ia juga kerap dijuluki “Ratu Iklan Era Reiwa” karena secara konsisten menjadi salah satu artis dengan jumlah kontrak iklan terbanyak sejak 2022. Citra Kawaguchi yang natural dan bersahaja membuat kehidupan pribadinya tetap mendapat respons positif dari publik.
Sebelumnya, Kawaguchi pernah menjalin hubungan selama sekitar lima tahun dengan atlet bela diri Yusuke Yachi. Keduanya sempat disebut-sebut akan menikah, tetapi hubungan tersebut dilaporkan berakhir pada musim semi 2024. Setelah itu, Kawaguchi disebut mulai dekat dengan Itakura, yang dikenal sebagai salah satu pemain penting di lini pertahanan tim nasional Jepang.
Menurut sumber yang dikutip media tersebut, Kawaguchi bahkan sempat terbang ke Belanda untuk menemui Itakura tak lama setelah hubungan mereka dimulai. Itakura diketahui melanjutkan kariernya di Eropa dan akan memperkuat Ajax Amsterdam mulai Agustus 2025. Hingga berita ini diterbitkan, agensi Kawaguchi dan pihak manajemen Itakura belum memberikan tanggapan resmi terkait kabar hubungan keduanya.
Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/hubungan-serius-haruna-kawaguchi-dan-ko-itakura

Pendahuluan
Gus Miftah merupakan sosok dai muda Indonesia yang memiliki pengaruh besar di tengah masyarakat. Bernama lengkap Miftah Maulana Habiburrohman, ia lahir pada 5 Agustus 1981 dan dikenal sebagai pimpinan Pondok Pesantren Ora Aji di Sleman, Yogyakarta. Popularitasnya meluas berkat gaya dakwah yang santun namun tegas serta kehadirannya di berbagai platform digital.
Pembahasan
Sebagai tokoh agama, Gus Miftah aktif menyebarkan nilai-nilai Islam melalui ceramah, kajian, dan media sosial. Akun Instagram dan TikTok-nya diikuti jutaan warganet, menjadikannya salah satu dai paling berpengaruh di era digital. Pada masa jabatannya, ia dipercaya sebagai Utusan Khusus Presiden untuk Harmoni Agama dan Pengembangan Rumah Ibadah, posisi yang menempatkannya di tengah upaya menjaga kerukunan umat beragama.
Namun, perjalanan publik Gus Miftah juga diwarnai kontroversi. Pada awal 2025, sebuah insiden yang melibatkan penjual teh tua memicu respons masyarakat luas dan berujung pada pengunduran dirinya dari jabatan tersebut. Hal ini menunjukkan betapa kritisnya publik terhadap sikap tokoh agama di ruang terbuka.
Tips Praktis
FAQ
Siapa nama asli Gus Miftah?
Nama aslinya adalah Miftah Maulana Habiburrohman. Ia lahir di Adi Luhur pada 5 Agustus 1981 dan menikah dengan Ning Astuti sejak tahun 2004.
Apa peran Gus Miftah di masyarakat?
Selain memimpin Pondok Pesantren Ora Aji, Gus Miftah pernah mengemban amanat sebagai Utusan Khusus Presiden bidang harmoni agama serta aktif membina umat melalui dakwah digital.
Kesimpulan
Gus Miftah adalah figur komunitas yang mencerminkan dakwah era modern, memadukan pesantren tradisional dengan teknologi. Meski sempat diliputi kontroversi, perannya dalam membangun harmoni sosial tetap menjadi catatan penting bagi masyarakat Indonesia.
Sumber: https://unggulan.bwihost.com/berita/gus-miftah-profil-peran-dan-kontroversi-dai-muda-indonesia
